Cara Menghitung Occupancy Hotel (OCC)

Rumus menghitung OCC (Occupancy Hotel)
Untuk menjaga bisnis hotel kita berjalan baik maka harus mengetahui berbagai macam idikator-indikator yang digunakan, salah satunya adalah "Occupancy Hotel".

Definisi Occupancy Hotel?

Merujukpada berbagai sumber, "Occupancy Hotel" adalah tingkatan jumlah hunian kamar hotel yang dihitung berdasarkan besaran jumlah kamar yang "disewa" oleh tamu dan dibandingkan dengan "jumlah kamar yang tersedia" pada kurun waktu tertentu.

Rumus menghitungnya?

Cara menghitung Occupancy adalah Room Sold (kamar yang terjual) dibagi dengan Room Availibility (Jumlah kamar yang tersedia) dikali 100%. Hasil akhir dari perhitungannya adalah berupa index persentase yang diukur dari 0% hingga 100% dimana nilai persentase tertinggi adalah indikator terbaik bagi hotel dan Service untuk Staff makin tinggi juga (biasanya sih begitu).

Rumus  : (Room Sold/Room Availibility) X 100%

Contoh kasusnya sebagai berikut :
  • Nama Hotel : Gondonesia Hotel
  • Tanggal : 24 April 2018
  • Room Availibility : 200 Room
  • Room Sold : 170 Room
Occupancy Gondonesia Hotel : (170 Room Sold/200 Room Availibility) X 100% = 85%
Jadi, tingkat hunian (Occupancy Hotel) Gondonesia Hotel pada tanggal 24 April 2018 diketahui sebesar 85% dari total kamar yang tersedia yaitu 200 Room.

*Occupancy ini dapat dihitung sebelum tanggal berjalan yang biasa disebut sebagai Forecast atau setelah tanggal dilalui.

Manfaat mengetahui Jumah Occupancy Hotel 

Setelah menghitung Occupancy, maka manfaat yang didapat adalah :
  • Mengidentifikasikan volume pekerjaan yang akan/sudah dilalui
  • Menyiapkan jumlah tenaga kerja sesui dengan Occupancy tersebut
  • Menyiapkan berbagai bahan-bahan perlengkapan untuk pembersihan kamar
  • Menyesuikan jumlah bahan-bahan yang digunakan untuk menyiapkan Food and Beverage 
  • Mengidentifikasi peluang bisnis atau menyesuaikan harga kamar
  • Mengidentifikasikan sehat atau tidak sehatnya pelaksanaan operasional hotel
  • Menjadi bahan pertimbangan bagi Owner Hotel untuk mengambil keputusan startegis
Sumber : hotelier.co.id



0 Komentar:

Post a Comment